Bantu Dwi, penderita kanker payudara stadium 4

Cilacap, Jawa Tengah
male     39 years     Kanker Payudara stadium 4

Dwi Purwanti 39 tahun terdiagnosa kanker payudara, tidak hanya sampai disitu, Dwi pun harus menjalani penggantian mangkok pinggul dengan plat besi akibat jatuh dikamar mandi.


Awalnya pada tahun  2016 saat itu aku sedang hamil anak ke 3, tiba- tiba di payudara ada benjolan yang makin lama makin membesar. Lalu di biopsi di RS Santa Maria di Cilacap untuk pengambilan xample pada tgl 2 Januari 2019. Hasil diagnosa ternyata kanker payudara.  Tgl 17 Januari 2019 Operasi pertama dilakukan yaitu pengangkatan payudara di RSUD Cilacap. Dua minggu pasca operasi jahitan operasi koyak sehingga harus operasi ke dua. Tidak sampai disitu, lagi-lagi jahitan operasi koyak sehingga dilakukan operasi ke tiga di RS Santa Maria Cilacap. Dan ternyata rasa sakitku belum selesai, jahitan kembali koyak sehingga aku di rujuk ke RSUP Sarjito Yogyakarta.


Di RSUP Sarjito Yogjakarta aku harus bolak balik melakukan pemeriksaan hingga 1,5 bulan sampai akhirnya aku sudah tidak mampu jalan normal, aku harus menggunakan tongkat. Dan hasil pemeriksaan pun keluar, aku di vonis kanker payudara stadium 4.


Aku langsung menjalani kemo. Selama menjalani kemo aku di rumah singgah Yogjakarta agar aku tidak bolak balik Cilacap-Yogja karena perjalanan cukup jauh. Aku sempat drop sehingga harus rawat inap lagi di rumah sakit. Ketika kondisiku agak mendingan aku di bolehkan pulang ke Cilacap. Selang beberapa hari di rumah aku jatuh di kamar mandi sehingga tulang pinggulku patah dan aku langsung dibawa ke RSUD Cilacap. Aku terjatuh karena tulangku mulai tidak kuat akibat kanker yang sudah menjalar ke tulang. Aku dirujuk ke RSUP Sarjito untuk menjalani operasi pinggul yaitu penggantian mangkok pinggul dengan plat besi. Setelah operasi aku pulang ke Cilacap. Beberapa hari kemudian operasi pinggulku mengeluarkan darah sehingga aku dibawa lagi ke rumah sakit terdekat agar segera menjalani penanganan namun ternyata RSUD Cilacap merujuk aku ke RSUP Sarjito Yogyakarta. Dalam perjalanan menuju Yogyakarta aku mengalami pendarahan hebat sehingga kondisiku tidak memungkinkan untuk sampai di RSUP Sarjito Yogyakarta, akhirnya tujuan berubah arah ke RS Margono agar segera mendapat penanganan. Aku kembali menjalani perawatan selama 3 minggu di RS Margono Banyumas.


Di RS Margono  Banyumas aku harus mengulang kemo dari awal karena sel kanker sudah menjalar ke kepala sehingga ada benjolan di kepala bagian belakang.


Sebenarnya aku harus di rujuk ke RSUP Yogjakarta untuk perbaikan mangkok pinggul yang jeblos masuk kedalam namun karena kondisiku yang belum memungkinkan maka saat ini aku menyelesaikan kemo dulu di RS Margono Banyumas


Betapa berat penderitaan yang ku alami, harus keluar masuk rumah sakit. Dengan segala keterbatasanku aku hanya bisa berdoa agar semua proses pengobatanku berjalan lancar dan suamiku diberi kesehatan agar tetap bisa mendampingiku selama pengobatan.

Kadang tidak terasa aku buang air kecil di tempat tidur sehingga aku harus menggunakan pampers.


Suamiku, Paijo 44 tahun sehari-harinya hanya seorang nelayan kecil yang berpenghasilan tidak menentu.  Saat suamiku harus merawatku namun iuran BPJS harus tetap di bayar maka suamiku harus melaut mencari ikan untuk dijual agar bisa membayar iuran BPJS.

Aku memiliki 3 orang anak. Anak pertama sudah berumah tangga, anak ke dua baru lulus SMA dan anak ke 3 baru ber usia 2 tahun.


Kebutuhan :

Pampers Rp 285.000,- (@19.000 isi 2 pcs x 15 hari)

Uang makan Rp 750.000,- (@50.000,- per hari x 1 Org x 15 hari)

Total Rp 1.035.000,- per bulan x 4 bulan = 4.140.000,-  ditambah iuran BPJS selama 12 bulan Rp 1.836.000,- (@51.000 x 3 org)


TOTAL KESELURUHAN Rp 5.976.000,-

 
13 Okt
Seseorang menyumbang Rp. 50.512 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.720 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.486 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.069 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.755 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.022 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.057 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 50.321 kepada Dwi Purwanti
13 Okt 2019
05 Okt
Seseorang menyumbang Rp. 250.715 kepada Dwi Purwanti
05 Okt 2019
01 Okt
Seseorang menyumbang Rp. 118.000 kepada Dwi Purwanti
01 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 350.000 kepada Dwi Purwanti
01 Okt 2019
Seseorang menyumbang Rp. 300.000 kepada Dwi Purwanti
01 Okt 2019