Bantu Karunia tetap fisioterapi karena CMV dan Epilepsy

Klaten, Jawa Tengah
female     5 years     Pembelian susu, pampers dan transport

Karunia Siska 5 thn, hanya bisa terbaring setiap hari karena terdiagnosa virus CMV epilepsy. Karunia yang seharusnya bisa bermain bersama teman-teman seusianya hanya bisa menghabiskan waktunya di tempat tidur.


Ketika aku berusia sekitar 3-6 bulan, kata ibuku, Ayah dan Ibu sering memanggilku tapi aku tidak pernah respon. Lalu Ayah dan Ibu memeriksakan aku ke THT untuk tau penyebabnya. Ketika aku dibawa ke PUSKESMAS, aku di rujuk ke RSUD Klaten. Tidak sampai disitu, aku harus di rujuk lagi ke RSUP Dr Sarjito Yogyakarta. Setelah di periksa di RSUP Sarjito, dari hasil pemeriksaan, aku di suruh ke poli TUM-BANG (Poli tumbuh kembang anak), di sana aku di CT-Scan, lalu ke poli Neuro anak (Poli Syaraf anak), kemudian cek darah dan urine. Dari hasil test kata dokter aku positif terdiagnosa virus CMV Epilepsy. Aku harus rawat inap. Selama 3 minggu berjalan aku menjalani pengobatan ganciklofir. Setelah 3 minggu, aku pulang ke rumah. Senang rasanya bisa bertemu teman- teman sekalipun aku tidak bisa bermain dengan mereka selayaknya anak sehat lainnya..


Beberapa hari kemudian aku kembali ke rumah sakit untuk control, tapi hasilnya paru-paru aku terkena TB. Aku kembali menjalani pengobatan rutin selama 6 bulan. Setelah itu dokter bilang aku kena bronkhitis sehingga hingga saat ini (Juni 2019) aku juga harus rutin melakukan fisioterapi 2x seminggu di RSUP Sardjito, setiap selasa dan jumat. Selain itu aku juga harus tetap kotrol ke poli anak sebulan sekali.


Ayahku, Suwardi, (46thn)sehari-harinya hanya bekerja sebagai buruh di sawah orang, sedangkan ibuku Chusnul 33 tahun hanya seorang ibu rumah tangga yang setiap hari mengurus aku dan kakaku yang berusia 16 tahun.


Untuk biaya sehari-hari Ayah Ibu hanya mengandalkan dari penghasilan Ayah sebagai buruh sehingga untuk kebutuhan aku sendiri seperti membeli susu dan pampers serta transport kontrol ke rumah sakit terkadang sulit karena keterbatasan ekonomi Ayah dan Ibu


Karena itu, aku membutuhkan uluran tangan para pembaca agar aku bisa terus kontrol untuk kesembhanku


Pengajuan :

Susu Dancow 800 gram x 3 dus @87.000,- Rp 261.000,-

Pampers  @60.000,- x 3 pack Rp 180.000,-

Transport untuk fisioterapi  Rp 560.000,- per bulan ,-  (@140.000,- pulang pergi x 4 minggu)

TOTAL Rp 1.001.000,- x 3 bulan = Rp 3.003.000,-


 
01 Jul
Seseorang menyumbang Rp. 100.920 kepada Karunia Siska Fitriyani
01 Jul 2019
20 Jun
Agnes menyumbang Rp. 50.000 kepada Karunia Siska Fitriyani
20 Jun 2019
Elly menyumbang Rp. 50.000 kepada Karunia Siska Fitriyani
20 Jun 2019