Benjolan kepala Surianti ternyata kanker tiroid

Mamuju, Sulawesi Barat
female     42 years     Kanker tiroid

Benturan di kepala mengakibatkan benjolan yang semakin hari bertambah besar hingga besarnya seukuran kepala dan ternyata benjolan itu adalah kanker tiroid

 

Beberapa tahun yang lalu di leher Surianti ada benjolan, setelah di periksakan ke Puskesmas, diduga gondok, lalu hanya di beri obat minum.

Tahun 2020 kepala Surianti terbentur dan ada benjolan. Karena di anggap benjolan biasa akibat benturan maka penanganannya hanya di balur obat traditional saja. Ternyata benjolan itu semakin hari semakin membesar. Surianti di bawa ke puskesmas, lalu di rujuk ke RSUD Mamuju Sulawesi Barat. Setelah melalui pemeriksaan Surianti di diagnosa kanker tiroid. Keluargapun syok saat mendengar hal itu.

Rupanya di leher Surianti yang di duga gondok, ternyata itu adalah tiroid. Dugaan dokter, jika penderita mengalami benturan akan menimbulkan benjolan yang besar. Kemudian Surianti di rujuk ke rumah sakit di Makassar Sulawesi Selatan.

Karena keterbatasan biaya tapi harus berobat maka Surianti mencari pinjaman uang untuk biaya transport dan biaya makan di Makassar selama pengobatan. Untung ada kartu BPJS kesehatan yang mengcover biaya pengobatan saat itu.

 

Setelah di RS Primaya Makassar Sulawesi Selatan, Surianti di sarankan menjalani kemoterapi dulu. Tindakan operasi tidak bisa langsung dilakukan karena sel kanker sudah menembus tempurung kepala, jika tindakan operasi tetap di lakukan, dikhawatirkan kalau ada cairan yang menetes ke otak akan membahayakan nyawa Surianti.

Sehingga saat ini Surianti harus terus mengkonsumsi obat namun sayangnya ada obat yang tidak di cover oleh BPJS dan harganya terbilang sangat mahal bagi keluarga ini. Karena itu Surianti membutuhkan uluran tangan orang baik agar bisa membeli obat tersebut.

 

Suami Surianti, Daeng Mattayan 46 tahun sehari hari bekerja sebagai buruh harian untuk bisa menafkahi keluarga dan itupun hanya pas – pasan untuk biaya makan sehari – hari.

Dari pernikahan dengan Daeng Mattayan mereka di karuniai 3 org anak. Fajar 23 tahun belummemiliki perkerjaan, Dian 20 tahun, Teguh 10 tahun.

 

Kebutuhan

Biaya obat Rp 1.700.000,- per bulan x 2 bulan = Rp 3.400.000,-

 

CARA BERDONASI :

1. Klik tombol DONASI SEKARANG

2. Masukkan nominal donasi (Ceklist bagian : saya menyetujui)

3. Klik tombol DONASI

4. Masukkan NAMA, Email, NO HP

5. Pilih Bank : BCA, MANDIRI, BNI, BRI, CIMB, MUAMALAT

6. Klik LANJUT

7. Komitmen donasi selesai –  Silahkan transfer sesuai nilai yang tertera (Anda akan mendapat notifikasi SMS

8. Silahkan transfer nominal donasi beserta kode uniknya ke no rekening yang tertera di SMS


DONASI 100% KAMI SERAHKAN KEPADA PENERIMA BANTUAN TANPA POTONGAN SATU RUPIAHPUN